Rabu, 14 November 2012

Agnes Monica - Muda

Le o Le o Le o E
Le o Le o Le o E
Le o Le o Le o E
Le o Le o Le o E
Kuberlari pakai hati
Tak berhenti sampai mati
Le o Le o Le o E
Le o Le o Le o E
Le o Le o Le o E
Aku dengar ada yang bicara
Papa mamaku punya cita-cita
Dia baru berusia lima
Tapi semangatnya sungguh
sempurna
Never in your life, let them talk to you like you cannot
Yes, you’re young but you’re right
Walk your miles, do your part with a smile
’Cause you’re young
You’re young
You’re young
Hidupku itu adalah aku
Bukan kamu dan ragumu
Jangan sama-samakanku
Hidupmu itu adalah kamu
Bukan kata tidak mampu
Tak peduli usiamu
Aku muda, aku bisa
Tak perlu ragukan yang kau lihat
Orang ikuti kupunya jejak
Kamu yang nakal bikin kubosan
Mulut setan bicara tak karuan
Never in your life, let them talk to you like you cannot
Yes, you’re young but you’re right
Walk your miles, do your part with a smile
’Cause you’re young
You’re young
You’re young
Hidupku itu adalah aku
Bukan kamu dan ragumu
Jangan sama-samakanku
Hidupmu itu adalah kamu
Bukan kata tidak mampu
Tak perduli usiamu
Hidupku itu adalah aku
Bukan kamu dan ragumu
Jangan sama-samakanku
Biar kuberlari pakai hati
Tak berhenti sampai mati
Aku muda aku bisa
Le o Le o Le o E
Le o Le o Le o E
Kuberlari pakai hati
Tak berhenti sampai mati
Le o Le o Le o E
Le o Le o Le o E
Kuberlari pakai hati
Tak berhenti sampai mati
Hidupku itu adalah aku
Bukan kamu dan ragumu
Jangan sama-samakanku
Hidupmu itu adalah kamu
Bukan kata tidak mampu
Tak perduli usiamu
Hidupku itu adalah aku
Bukan kamu dan ragumu
Jangan sama-samakanku
Biar kuberlari pakai hati
Tak berhenti sampai mati
Aku muda aku bisa
Le o Le o Le o E
Kuberlari pakai hati
Tak berhenti sampai mati

5 Tanda Kalo Kamu Masih Ingat Dengan Mantan

1. Kamu terus menyimpan kenang-kenangan
Kami tidak bilang kamu harus menyingkirkan semua hadiah berharga kamu dari si mantan, namun jika kamu masih menyimpan sedikit kenangan manis yang akan membuat kamu terkenang masa kebersamaan, maka kamu sulit melupakannya.

2. Terus mengirimkan sms
Kamu merasa cukup dengan sang mantan, namun kemudian pada suatu malam kamu tidak tahan untuk mengirimkan pesan “aku rindu padamuuu” kepadanya dan kamu baru saja membuktikan bahwa kamu keliru.
Tambah buruk lagi jika kamu menghabiskan seluruh malam dengan memeriksa telepon seluler kamu untuk menunggu sebuah balasan dan kemudian, ketika tidak ada balasan sama sekali, kamu pun mulai menangis.
kamu menangis sampai tertidur dan bangun keesokan harinya dengan penyesalan setelah membaca semua pesan yang telah kamu kirimkan kepadanya. Hapus nomornya dari telepon seluler kamu. Sekarang juga.

3. Kamu menghubungi mantan kamu secara “tidak sengaja”

Jika kamu merasa mencari berbagai cara untuk bisa berhubungan dengan mantan kamu, maka kamu belum bisa melupakan mereka. kamu secara tidak sengaja ingin meneleponnya lalu bersenang-senang dengan harapan mereka akan menghubungi kamu kembali lalu kamu dapat berkata, “Oh, maaf, telepon genggam saya tertekan secara tidak sengaja saat dimasukkan ke dalam saku. Oh ya, bagaimana kabarmu?”

4. Kamu punya daftar lagu putus

kamu sering memutar lagu Adele “Someone Like You” sejak kamu putus dan kamu bersumpah bahwa penyanyinya sendiri telah mengikutimu dan menjadikanmu inspirasi untuk lagunya.
Jika setiap lagu galau mengingatkan kamu kepada hubungan di masa lalu, maka kami dapat mengatakan dengan yakin bahwa kamu belum bisa melupakan mantan kamu.

5. Kamu berkencan dengan orang yang sama dengan mantan kamu.
Tentu saja kamu sudah putus dengan mantan kamu! kamu berkencan dengan orang lain yang baik,mengagumkan dan mirip seperti mantan kekasih kamu. Itu adalah pertanda umum bahwa kamu masih belum bisa melupakan mantan.
Jika kamu beralih dari orang itu lalu mengapa kamu mencoba untuk menggantinya dengan orang yang sama? Dibandingkan menggantinya dengan orang yang mirip setelah perpisahan kamu, kamu harus mengatasi masalah kamu dengan benar-benar menyingkirkan rasa sakit tersebut. Begitu kamu mengatasi rasa sakit, kamu akan merasa segar dan siap melanjutkan hidup bersama dengan orang lain (yang mungkin tidak akan sama dengan mantan).

Rabu, 07 November 2012

Gimana sih kalo cowok lagi jatuh cinta?

  kamu lagi jatuh cinta sama cowok?Tetapi kamu bingung antara dia cinta sama kamu apa bukan. Ingin menunjukkan bahwa kamu ingin menjadi lebih dari sekedar teman dengan bahasa tubuh kamu, tapi takut ternyata dia cuma menganggap kamu seorang teman sehingga hubungan menjadi tidak seperti biasanya lagi.
ini rahasianyaaa *eeaaa-_-

1.  Terbuka
Jika si dia bersikap terbuka, tak menutup diri dan senang membicarakan banyak hal bersama kamu, tak perlu ragu akan cintanya. Bukan semata karena dia senang bicara. Sikap seperti ini menunjukkan kepercayaannya kepada kamu. Sekaligus juga menunjukkan keinginannya untuk membangun kelekatan emosi dan intimasi bersama kamu, orang yang dicintainya
2. Meminta bantuan kamu
Kalau kamu mendapati si dia selalu meminta pendapat kamu, melibatkan kamu setiap kali mengambil keputusan bahkan ketika dia ingin membeli kado ulang tahun ibunya, tandanya si dia menghargai kamu. dia peduli dengan pendapat dan pemikiran kamu, orang yang dicintainya

3. Membanggakan dirimu
Jangan heran jika dia membanggakan kamu di depan teman-temannya. Pria yang suka memamerkan pasangannya benar-benar sedang jatuh cinta. dia ingin menunjukkan sosok yang dicintainya kepada orang-orang yang ia kenal dan sayangi. Ini adalah caranya untuk menunjukkan betapa dia menghargai dan mencintai kamu. dan, dia juga tak sungkan menunjukkan afeksi di depan umum

4. Ngenalin kamu kepada keluarganya
Pria yang cinta sama kamu takkan ragu merancang masa depan bersama. Sebagai langkah awalnya, si dia tak sungkan mengenalkan kamu kepada keluarga bahkan membuat kamu merasa nyaman saat bertemu orang-orang terdekatnya

5. Menjadi bagian dari hidupmu
Seperti dia ingin kamu menyatu dengan kehidupannya, pria yang mencintaimu juga berusaha nyaman memasuki duniamu. dia takkan mengeluh ketika harus menemani kamu berakhir pekan bersama teman-teman perempuanmu, sambil bergosip. dia akan mencari cara untuk berbaur dengan teman-teman dan lingkungan kamu. Ia ingin menjadi bagian dari hidupmu:)
6. Jujur
Pria yang mencintai kamu, akan dengan jujur mengungkapkan perasaannya walau gak selalu dengan cara romantis. Ketika dia mengatakan betapa dia tergila-gila dengan kamu, dengan apa pun caranya, dengarkan kata-kata itu. Karena ddia mengatakannya dengan tulus, meski dia menyampaikannya dengan cara yang tidak membuat kamu merasa berbunga-bunga
sekian:D

Jumat, 02 November 2012

Cintaku Bagaikan Jelangkung

 "Bangun gdiah sudah jam 06.30!!!!!!!"
 "Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!"
ku raih handuk diatas meja, lantas aku pergi mandi. hari yang rutin ku laksanakan yaitu 'bangun kesiangan'
-----
akhirnya telah ku injakkan kakiku di sekolah. aku berjalan dan sedikit lari kecil untuk menghindari hukuman yang rutin di berikan oleh kaur kesiswaan di skolahku. "aduhh" gerutuku dalam hati ketika melihat jam tanganku yang menunjukan pukul 07.10. itu berarti upacara bendera akan dilaksanakan 5menit lagi. tak butuh waktu lama, aku taruh tasku di kelas dengan sembarang tempat dan ku ambil topi.
untungnya aku tidak sendiri yang mengalami kesiangan ini, ada salah satu cowok sebaya denganku yang aku lihat ia tlah keluar dari kelasnya. aku pun mengikutinya untuk berbaris dihalaman upacara yang sudah banyak anak-anak dari kelas 7 sampai 9 berbaris bagaikan anak-anak yang kekurangan sembako. dan akhirnya salah satu teman dekatku melambai-lambai kecil kearahku. dan akupun mengkuti arah lambaian itu dan akhirnya upacara dimulai.
 "eh kok elo bisa telat sih gek?" tanya sohibku dengan memanggil sapaan akrabku
 "duh gue kesiangan nih" ujarku dan meraih tissue dikantong saku dan mengusapkan ke dahi
 "iya gue juga kesiangan"
 "ah?" tanyaku dan tidak memperdulikan asal pertanyaan itu
 "iya gue kesiangan, enggak denger?" ketika ku cari asal suara itu ternyata itu cowok yang aku lihat ketika ia keluar kelas
 "ohh elo hhehe sama ya" ungkapku malu-malu. cakepnya luar binasa cynnn
-----
 "nama cowok yang tadi itu siapa sih? gue penasaran deh" kataku ketika memecahkan kesunyian saat jam makan siang dikelas
 "hm? gue aja enggak tau elo tadi ngobrol sama siapa" lontar sarah sambil mengunyah roti gandumnya
 "masak sih elo enggak tau??! gue kira elo tau"
 "elo sih nanya ke orang yang enggak tau, begok amat sih lo"
 "udah ah gaje"
 "emang elo napa sih ma cowok yang elo critain ke gue barusan? elo naksir?" ujar sarah melotot
 "naksir?"
 "iyalah, elo pura-pura enggak denger segala. dia kelas mana sih?"
 "kelas Xa"
dan bel pun berbunyi kami menyudahkan pembicaraan
-----
ddrrrddrrrddrrr
ku raih ponselku ketika sedang memikirkan siapa orang ku temui tadi pagi.
ku buka BBM masuk, siapa ya? tanyaku dalam hati ketika lihat BBM yang tidak ku kenal namanya
 "elo yang tadi kesiangan bukan?"
 ahhh ini orangnyaaa senangku dalam hati
 "kok gak jawab BBM?" ia mengirimkan BBM lagi
 "iya" jawabku singkat
 "oooo, salam kenal ya"
 "ok, kamu sakit?" saat ku liat status BBMnya berpesan 'sick:&'
 "yaaa, cold"
 "GWS ya:)"
 "ok. thanks({})"
  ---------------------
 
Tak kurasa ia tlah menemaniku hingga sebulan lamanya, hubunganan kami pun merasa lebih dari sekedar teman biasa...
"Elo jadi numpang sama gue kan Jay?"
"Eh iyaa gek, jadi kok. Kira2 jam brp ya?"
"Jam 6.15 aja ya, soalnya mobil dibawa nyokap gue kerja"
"Ok"
Berwajah manis, putih dan juga baik tutur kata2nya. Itu dia Jayani, ya dia teman akrabku. Kami pun tinggal tak seberapa jauh dari rumah. Bisa dibilang kita tetangga. Hanya saja hanya selat satu rumah di sebelah kiri.
Toktoktok
"Hai" ungkapku stelah ku buka pintu rumah
"Hai juga gek, jadi? Gue udah siap nih"
"Iyaa gue juga udah siap, coba gue tanya nyokap ya"
"Mau ngapain?" Tanya nyokap
"Ini ma, Jayani mau numpang sama kita pergi kesekolahnya. Bolehkan?"
"Maunya mama suruh kamu numpang ditetangga sebelah, soalnya mobil belum diservice"
"Loh? Terus gimana?"
"Sebentar coba mama hubungi tetangga sebalah dulu, kebetulan dia satu sekolah sama kamu"
Akupun tak bertanya panjang lebar,
------------
Akupun bergegas keluar rumah bersama Jayani sambil memakan sepotong roti yang telah ku buat saat nyokap menelepon tetangga yang sekarang ku akan tumpangi bersama Jayani. Tiba2....
"Loh? Kok eloo..." Tak sadar aku pun nganga ketika melihat si dia adalah tetanggaku. Dan sekarang aku menumpaang dengannya satu mobil!
"Loh? Ooh ternyata tadi nyokap elo yang nelpon bokap gue?"
"Hehehe iyaa, gue boleh numpang mobil kan sama elo? Eh iya temen gue juga mau ikut" tanyaku sambil mengusapkan sisa selai dimulut
"Boleh aja, mobilnya cukup kok buat kita berempat"
"Bukannya kita bertiga? Lagi satu siapa?"
"Adik gue"
Ketika hendak masuk mobil,
"Gek, adiknya luumayan cakep" bisik jayani ditelingaku
"Kakaknya aja cakep Jay, kan adiknya ketularann" bisikku
-------------
Akupun keluar dari mobil hitam yang ku tumpangi, kuinjakkan kakiku ditanah dan ku hembuskan nafas...
"Entar elo ikut lagi?" Tanyanya
"Enggak, soalnya entar bokap gue yang jemput. Thanks ya udah anterin gue sm temen gue"
"Iyaa sama2" jawabnya ditemani lesung pipit dipipi kirinya yang membuatku semakin tergila2
------------
Sepulang sekolah ku baringkan diriku dikasur yang slalu menemani mimpi2 indahku, sangat lelah. Ya sangat lelah, mungkin saja aku bisa tertidur karna ku tlah mengikuti smua mata pelajaran yang kebetulan sedang di test. Dan aku juga mengikuti pemsor. Itu moment2 yang sangat melelahkan...
Drdrdrdrrr *bunyi hp bergetar*
"Yatuhan jam 7malam" gerutuku dalam hati, dan ku raih ponselku. Ternyata ada BBM masuk
"Gek elo bisa bukain gue pintu gerbang rumah lo? Gue didepan pintu gerbang elo. Thanks sorry ngrepotin gek{}" gila udah stengah jam yang lalu dia kirimin ini, ku tengok keluar jendela yang tak jauh dari ranjangku ternyata diluar turun hujan, ku bergegas turun melewati anak tangga. Karna langkahku yang terlalu terburu2 aku pun terpeleset didepan pintu rumahku yang terkena air hujan diluar. Ia melihatku
"Gekk" kalimat itu dinadai dengan nada merintih. Aku pun bangun dari lantai, tak sempat juga aku memakai payung walau jarak pintu rumahku dan gerbang cukup jauh
"Iyaa sebentar" ku bergegas membuka gembok dan akhirnya dia bisa masuk. Untung aku masih memakai pakaian sekolah dan aku juga memakai jaket, dengan gerak refleks aku pun membuka jaketku dan kami berlindung dibawah jaketku walau ia sudah basah kuyup
"Maaf ya, gue enggak tau elo ngeBBM gue udah setengah jam yang lalu" rintihku meminta maaf. "Elo gak marahkan?" Sambungku
"Iyaa gpp gek, sebenernya gue yang minta maaf sama elo udah ngrepotin"
"Enggak kok. Elo habis dari mana?"
"Habis pulang kursus bahasa inggris" katanya sambil menaruh tasnya yang basah diteras
"Eeh jangan ditaruh disini, didalam saja yuk gak enak"
"Iya gek makasi"
"Iya smsm"
---------------
Sekian dulu yaaa:)

Kamis, 04 Oktober 2012

Cinta di Ujung Jalan _ Agnes Monica

Setiap tetes air mataku
Telah kuberikan untuk kisahku
Mengerti tapi tak dimengerti
Cintaku t'lah di ujung jalan

Setiap kata dari bibirku
Kadang tak sama dalam hatiku
Tersenyum dalam hati menangis
Cintaku t'lah di ujung jalan

Aku sangat mengenalmu
Aku juga cintaimu..
Tapi kau tak pernah ada pengertian
Ku senang, ku sedih
Kau tak mau tahu

Aku sangat mengenalmu
Dulu kau tak begitu
Kau bintang di hatiku
Jadilah yang kumau
Ku senang, ku sedih
Kau ada denganku

Ku mengerti kau apa adanya
Begitupun yang kumau darimu
Kau tahu rasanya diabaikan
Cintaku t'lah di ujung jalan

Jumat, 29 Juni 2012

Yesterday - The Beatles

Yesterday, all my troubles seemed so far away.
Now it looks as though they’re here to stay.
Oh, I believe in yesterday.
Suddenly, I’m not half the man i used to be.
There’s a shadow hanging over me.
Oh, yesterday came suddenly.

Why she had to go.
I don’t know she wouldn’t say.
I said something wrong.
Now I long for yesterday.

Yesterday, love was such an easy game to play.

Now I need a place to hide away.
Oh, I believe in yesterday.

Why she had to go.
I don’t know she wouldn’t say.
I said something wrong.
Now I long for yesterday.

Yesterday, love was such an easy game to play.
Now I need a place to hide away.
Oh, I believe in yesterday.

Selasa, 26 Juni 2012

Love?

terimakasih ya sebelumnya udah buka blogku:) sudah satu tahun aku menuliskan kata demi kata dan kalimat demi kalimat di buku diaryku. yah, akhir - akhir ini ku akui aku sedikit agak berbeda dari sebelumnya. dan sudah ku tuliskan di buku diaryku. ini tentang cinta. iya cinta! cinta yang t'lah membuatku menjadi gila takkaruan.
aku mempunya teman laki - laki. ia bisa dikatakan sebaya denganku. tapi, kejadian ini tak pernah langsung kami temui to the point. hmm tiap kali liat laki - laki itu mungkin aku pura - pura tak tahu dengan keberadaannya di dekatku atau terkadang teman dekatku S memberitahuku. yayaya aku tau ayahku sering mengomel denganku sebab aku sering membandel karna aku slalu memegang handphone ku kemana pun aku pergi. mnurutku, ini handphone canggih yang ku punya. ya itu dia. blackberry smartphone. apa salahnya jika aku berbagi cerita dengan teman lewat bbm atau media masa lainnya? dannn walaupun aku jelaskan panjang lebar ayahku tetap mengiraku klau aku pacaran. padahal aku tidak sama sekali melakukan hal itu. oleh sebab itu aku paling malas curhat dengan ayahku.
--------
ku alami kisah ini saat ku duduk di bangku kelas 8 di suatu sekolah menengah pertama di denpasar bali. ia tak sekelas denganku. tapi sering bersosialisasi di media masa. 
B. itu inisial orang pertama yang ku suka di sekolah menengah pertama itu. padahal aku mengenalnya, di saat kelas 7 tidak timbul perasaan suka. begitu juga ia sebaliknya. ketika pertama aku berteman dengannya di BBM. saat temanku yang kebetulan cowok berinisial A mengundangku ke Grup nya. ketika ku liat membernya. aku liat B ada disana. dan ku iseng untuk invite B. 
keesokan harinya ternyata permintaanku sudah di acc dengannya. dan handphone ku bergetar "ada yang PING!!!"  ku lontarkan pertayaanku dalam hati. ternyata benar si B. kami berdua pun saling chat dan bertukar pikiran dalam jangka waktu bisa di bilang lama. sebelum menjelang tidur, tak kuduga aku kepikiran dia. kenapa aku bisa jadi deg degan ketika dia bbm aku mungkin aku suka dengannya? ah! itu tak mungkin. barangkali dia udah punya pacar dan buat apa aku suka dengan orang yang udah punya pacar? haha konyol. dan goodnight...
      mau jadi pendamping hidupku?
wow! aku kanget seperti setengah nyawaku melayang. dan ini hal jauh takku duga ketika ia memintaku untuk menjadi pendamping hidupnya saat ini. jawaban apa yang aku berikan? 50% iya 50% tidak. ah itu main main! dan harus ku terbua dengannya bahwa aku juga mencintainya. tapi aku tak semudah itu mengakatan cinta padanya, karna aku harus menyelidiki ia lelaki yang hanya asal tembak wanita atau tidak. begitu ia sangat yakin mencintaiku dan aku juga membalas. kalau aku mencintanya. dan ia pun terus menerus melontarkan pertanyaan lamarannya kepadaku. jantungku berdegup kentacang tak terkendali. dan akhirnya kuputuskan bahwa tidak menerimanya. dengan alasan bahwa aku tak dibolehkan mengenal yang namanya cinta dengan ayahku. tetapi hal ini aku telah terlanjur cinta. dannn iya. dia menerima alasanku. untungnya ia masih mau bertukar pikiran denganku di media masa ketika ia tlah memberikan pertanyaan yang tak bisa ku jawab. dan di akhir cerita aku harap ia setia menungguku xxx