Jumat, 02 November 2012

Cintaku Bagaikan Jelangkung

 "Bangun gdiah sudah jam 06.30!!!!!!!"
 "Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!"
ku raih handuk diatas meja, lantas aku pergi mandi. hari yang rutin ku laksanakan yaitu 'bangun kesiangan'
-----
akhirnya telah ku injakkan kakiku di sekolah. aku berjalan dan sedikit lari kecil untuk menghindari hukuman yang rutin di berikan oleh kaur kesiswaan di skolahku. "aduhh" gerutuku dalam hati ketika melihat jam tanganku yang menunjukan pukul 07.10. itu berarti upacara bendera akan dilaksanakan 5menit lagi. tak butuh waktu lama, aku taruh tasku di kelas dengan sembarang tempat dan ku ambil topi.
untungnya aku tidak sendiri yang mengalami kesiangan ini, ada salah satu cowok sebaya denganku yang aku lihat ia tlah keluar dari kelasnya. aku pun mengikutinya untuk berbaris dihalaman upacara yang sudah banyak anak-anak dari kelas 7 sampai 9 berbaris bagaikan anak-anak yang kekurangan sembako. dan akhirnya salah satu teman dekatku melambai-lambai kecil kearahku. dan akupun mengkuti arah lambaian itu dan akhirnya upacara dimulai.
 "eh kok elo bisa telat sih gek?" tanya sohibku dengan memanggil sapaan akrabku
 "duh gue kesiangan nih" ujarku dan meraih tissue dikantong saku dan mengusapkan ke dahi
 "iya gue juga kesiangan"
 "ah?" tanyaku dan tidak memperdulikan asal pertanyaan itu
 "iya gue kesiangan, enggak denger?" ketika ku cari asal suara itu ternyata itu cowok yang aku lihat ketika ia keluar kelas
 "ohh elo hhehe sama ya" ungkapku malu-malu. cakepnya luar binasa cynnn
-----
 "nama cowok yang tadi itu siapa sih? gue penasaran deh" kataku ketika memecahkan kesunyian saat jam makan siang dikelas
 "hm? gue aja enggak tau elo tadi ngobrol sama siapa" lontar sarah sambil mengunyah roti gandumnya
 "masak sih elo enggak tau??! gue kira elo tau"
 "elo sih nanya ke orang yang enggak tau, begok amat sih lo"
 "udah ah gaje"
 "emang elo napa sih ma cowok yang elo critain ke gue barusan? elo naksir?" ujar sarah melotot
 "naksir?"
 "iyalah, elo pura-pura enggak denger segala. dia kelas mana sih?"
 "kelas Xa"
dan bel pun berbunyi kami menyudahkan pembicaraan
-----
ddrrrddrrrddrrr
ku raih ponselku ketika sedang memikirkan siapa orang ku temui tadi pagi.
ku buka BBM masuk, siapa ya? tanyaku dalam hati ketika lihat BBM yang tidak ku kenal namanya
 "elo yang tadi kesiangan bukan?"
 ahhh ini orangnyaaa senangku dalam hati
 "kok gak jawab BBM?" ia mengirimkan BBM lagi
 "iya" jawabku singkat
 "oooo, salam kenal ya"
 "ok, kamu sakit?" saat ku liat status BBMnya berpesan 'sick:&'
 "yaaa, cold"
 "GWS ya:)"
 "ok. thanks({})"
  ---------------------
 
Tak kurasa ia tlah menemaniku hingga sebulan lamanya, hubunganan kami pun merasa lebih dari sekedar teman biasa...
"Elo jadi numpang sama gue kan Jay?"
"Eh iyaa gek, jadi kok. Kira2 jam brp ya?"
"Jam 6.15 aja ya, soalnya mobil dibawa nyokap gue kerja"
"Ok"
Berwajah manis, putih dan juga baik tutur kata2nya. Itu dia Jayani, ya dia teman akrabku. Kami pun tinggal tak seberapa jauh dari rumah. Bisa dibilang kita tetangga. Hanya saja hanya selat satu rumah di sebelah kiri.
Toktoktok
"Hai" ungkapku stelah ku buka pintu rumah
"Hai juga gek, jadi? Gue udah siap nih"
"Iyaa gue juga udah siap, coba gue tanya nyokap ya"
"Mau ngapain?" Tanya nyokap
"Ini ma, Jayani mau numpang sama kita pergi kesekolahnya. Bolehkan?"
"Maunya mama suruh kamu numpang ditetangga sebelah, soalnya mobil belum diservice"
"Loh? Terus gimana?"
"Sebentar coba mama hubungi tetangga sebalah dulu, kebetulan dia satu sekolah sama kamu"
Akupun tak bertanya panjang lebar,
------------
Akupun bergegas keluar rumah bersama Jayani sambil memakan sepotong roti yang telah ku buat saat nyokap menelepon tetangga yang sekarang ku akan tumpangi bersama Jayani. Tiba2....
"Loh? Kok eloo..." Tak sadar aku pun nganga ketika melihat si dia adalah tetanggaku. Dan sekarang aku menumpaang dengannya satu mobil!
"Loh? Ooh ternyata tadi nyokap elo yang nelpon bokap gue?"
"Hehehe iyaa, gue boleh numpang mobil kan sama elo? Eh iya temen gue juga mau ikut" tanyaku sambil mengusapkan sisa selai dimulut
"Boleh aja, mobilnya cukup kok buat kita berempat"
"Bukannya kita bertiga? Lagi satu siapa?"
"Adik gue"
Ketika hendak masuk mobil,
"Gek, adiknya luumayan cakep" bisik jayani ditelingaku
"Kakaknya aja cakep Jay, kan adiknya ketularann" bisikku
-------------
Akupun keluar dari mobil hitam yang ku tumpangi, kuinjakkan kakiku ditanah dan ku hembuskan nafas...
"Entar elo ikut lagi?" Tanyanya
"Enggak, soalnya entar bokap gue yang jemput. Thanks ya udah anterin gue sm temen gue"
"Iyaa sama2" jawabnya ditemani lesung pipit dipipi kirinya yang membuatku semakin tergila2
------------
Sepulang sekolah ku baringkan diriku dikasur yang slalu menemani mimpi2 indahku, sangat lelah. Ya sangat lelah, mungkin saja aku bisa tertidur karna ku tlah mengikuti smua mata pelajaran yang kebetulan sedang di test. Dan aku juga mengikuti pemsor. Itu moment2 yang sangat melelahkan...
Drdrdrdrrr *bunyi hp bergetar*
"Yatuhan jam 7malam" gerutuku dalam hati, dan ku raih ponselku. Ternyata ada BBM masuk
"Gek elo bisa bukain gue pintu gerbang rumah lo? Gue didepan pintu gerbang elo. Thanks sorry ngrepotin gek{}" gila udah stengah jam yang lalu dia kirimin ini, ku tengok keluar jendela yang tak jauh dari ranjangku ternyata diluar turun hujan, ku bergegas turun melewati anak tangga. Karna langkahku yang terlalu terburu2 aku pun terpeleset didepan pintu rumahku yang terkena air hujan diluar. Ia melihatku
"Gekk" kalimat itu dinadai dengan nada merintih. Aku pun bangun dari lantai, tak sempat juga aku memakai payung walau jarak pintu rumahku dan gerbang cukup jauh
"Iyaa sebentar" ku bergegas membuka gembok dan akhirnya dia bisa masuk. Untung aku masih memakai pakaian sekolah dan aku juga memakai jaket, dengan gerak refleks aku pun membuka jaketku dan kami berlindung dibawah jaketku walau ia sudah basah kuyup
"Maaf ya, gue enggak tau elo ngeBBM gue udah setengah jam yang lalu" rintihku meminta maaf. "Elo gak marahkan?" Sambungku
"Iyaa gpp gek, sebenernya gue yang minta maaf sama elo udah ngrepotin"
"Enggak kok. Elo habis dari mana?"
"Habis pulang kursus bahasa inggris" katanya sambil menaruh tasnya yang basah diteras
"Eeh jangan ditaruh disini, didalam saja yuk gak enak"
"Iya gek makasi"
"Iya smsm"
---------------
Sekian dulu yaaa:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar