1. Terlalu mengandalkan teman
Sebagian besar kamu terlalu mengandalkan teman kamu yang lebih pintar. Itu adalah salah satu dimana kamu malas belajar dan ingin mendapatkan nilai bagus dan mencapai KKM. Lebih baik kamu usaha dulu sebelum kamu mengandalkan temanmu. Belum tentu semua jawaban yang ia berikan benar.
2. Pengaruh HP
HP juga bisa penyebab kamu malas belajar. Salah satunya adalah
mengirim SMS saat belajar, bukan sekali atau dua kali saja, melainkan
berkali-kali. Ketika sedang seriusnya belajar, konsentrasi belajar bisa
pecah kalau ada SMS masuk. Karena penasaran, dibukalah SMS itu, lalu
dibalas. Pengirim SMS membalas lagi, lalu dibalas lagi dan seterusnya.
Saat kembali mau belajar, bingung sampai mana tadi belajar. Kalau
terlalu lama saling berkirim SMS, bisa lupa sampai malam dan akhirnya
tidak ada lagi semangat belajar.
3. Program televisi
Acara televisi juga bisa membuat kamu menjadi malas belajar. Adanya
acara-acara TV yang menarik pada jam-jam belajar bisa menggoda kamu
untuk menonton acara itu. Takut tidak bisa menonton acara tersebut,
siswa bisa memilih menonton acara TV daripada belajar. Acara TV seperti
itu bukan tayang setiap minggu, melainkan ada setiap hari. Contohnya
adalah sinetron, yang ceritanya dibolak-balik tapi mampu memikat
perhatian penonton.
4. Kurang suka mata pelajaran tertentu
Kamu yang malas belajar secara keseluruhan dan ada juga yang malas
belajar terhadap mata pelajaran tertentu saja. Biasanya mereka paling
malas untuk belajar mata pelajaran yang mengandung kegiatan berhitung,
seperti matematika. Padahal pelajaran itu sangat penting.
Matematika merupakan pelajaran penting. Matematika merupakan salah satu
mata pelajaran dengan jumlah jam yang banyak dalam seminggu. Namun,
banyak siswa yang kurang minat terhadap mata pelajaran matematika.
Kalau ada pernyataan "Lihat rumus aja sudah pusing, apalagi buat
menghitung", maka harus diganti dengan "Belum juga mencoba, sudah
berkata pusing". Kalau saja matematika benar-benar dipelajari sejak di
tingkat SD, matematika bukanlah momok yang tak perlu ditakuti.
5. Pacaran
Pacaran sudah menjadi trend di kalangan pelajar, terlebih pelajar SMA.
Pacaran bisa menjadikan kamu malas belajar. Kamu yang pacaran bisa
menggunakan waktu belajar untuk saling berkirim SMS atau telepon bersama
sang kekasih. Mana yang lebih indah, memikirkan pelajaran atau
memikirkan pacaran? Mana yang lebih berguna bagi masa depan, belajar
atau berpacaran?
6. Peran orang tua
Peran orang tua juga dapat memengaruhi aktivitas belajar kamu. Orang
tua yang tidak menegur ketika anaknya malas belajar, dapat membuat anak
tersebut malas belajar. Mereka lebih santai karena tidak ditegur saat
tidak belajar. Namun, ada kalanya anak yang sudah ditegur juga tetap
malas belajar. Mungkin karena faktor yang lain.
7. Pergaulan
Pergaulan juga menjadi faktor kamu bisa malas belajar. Seperti kata
orang, kalau bergaul dengan pedagang bawang ikut bau bawang, kalau
bergaul dengan pedagang minyak wangi ikut bau wangi. Sikap seseorang
dapat dipengaruhi oleh dengan siapa ia bergaul. Kalau bergaul dengan
teman-teman yang malas belajar, kamu juga bisa terpengaruh sehingga
dapat menyebabkan kamu malas belajar. Apalagi saat mau belajar, ada
teman yang mengajak keluar, baik untuk bermain maupun berjalan-jalan.
Oleh karena itu, sangatlah penting bagi kamu untuk memilih pergaulan
yang tidak berdampak buruk bagi dirimu.
8. Banyak bermain
Terlalu banyak bermain juga dapat menumbuhkan sikap malas dalam belajar.
Misalnya kamu selepas pulang dari sekolah bermain sampai sore.
Tiba waktu malam mau belajar terasa lelah dan mengantuk. Akibatnya
kamu itu lebih memilih kegiatan lain daripada belajar, seperti
menonton televisi, atau lainnya. Selain itu, bisa juga kamu menggunakan
waktu belajar sebagai waktu bermain. Bukannya bermain itu dilarang, tapi kamu harus membagi waktu antara bermain dan belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar